Pada Rabu, 12 Juni 2019, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Barat telah mengamankan 3 (tiga) Warga Negara Tiongkok berdasarkan laporan dari masyarakat yang diterima oleh Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian. Ketiga Warga Negara Tiongkok tersebut diduga sedang melakukan aktivitas berdagang obat yang tidak sesuai dengan izin tinggal yang diberikan terhadap dirinya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, ketiga Warga Negara Tiongkok yang terdiri atas 2 orang wanita dan 1 orang laki-laki tersebut menggunakan visa kunjungan dengan indeks visa 212 untuk memasuki wilayah Republik Indonesia. Dengan indeks visa tersebut, kegiatan mereka tidak sesuai dengan peruntukan visa yang diberikan. Orang Asing tersebut diduga telah melanggar pasal 122 Huruf (a) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011. Indeks visa 212 adalah Visa Kunjungan Beberapa Kali Perjalanan yang menurut Permenkumham Nomor 24 Tahun 2016 dipergunakan untuk keperluan tidak bekerja yang meliputi semua aspek yang berkaitan dengan kegiatan pemerintahan, kepariwisaataan, sosial budaya, dan kegiatan usaha, seperti yang memerlukan beberapa kali kunjungan ke Indonesia dalam waktu paling lama 1 (satu) tahun, dengan jangka waktu setiap kali kunjungan tidak lebih dari 60 (enam puluh) hari dengan visa tersebut.

Sementara ini, terhadap ketiga Warga Negara Tiongkok Tersebut sudah dilakukan Pendetensian di Ruang Detensi Imigrasi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Barat. Bidang Intelijen dan Penindakan sedang melakukan penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut mengenai kasus tersebut.